Skip to content
Pengertian, Komponen, Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografi

Pengertian, Komponen, Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografi

Pernahkah Anda mendengar istilah Sistem Informasi Geografis atau SIG? Sebetulnya apakah itu SIG?

Pengertian Sistem Informasi Geografis

Sistem informasi geografis yaitu sistem informasi khusus yang mengolah data yang mempunyai informasi spasial (bereferensi keruangan). Dengan pengertian lain, sistem informasi geografis merupakan sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berdasarkan geografis, seperti data diidentifikasi berdasarkan lokasinya di dalam database.

Komponen Sitem Informasi Geografis

  1. Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras atau hardware yaitu perangkat fisik yang menjadi bagian dari sistem komputer. Mendukung analisis geografi dan pemetaan. Mempunyai kemampuan untuk menyajikan citra dengan resolusi dan kecepatan yang tinggi dan juga mendukung operasi berbasis data dengan jumlah volume data yang besar dengan cepat.

• Input data: mouse, digitizer, scanner
• Olah data: harddisk, processor, RAM, VGA Card
• Output data: plotter, printer, screening

  1. Perangkat Lunak (software)

Perangkat lunak atau software yaitu perangkat yang dipakai untuk melaksanakan proses menyimpan, menganalisa, memvisualkan data secara spasial ataupun non-spasial.

• Alat untuk mengimput dan memanipulasi data SIG
• Data Base Management System (DBMS)
• Alat untuk analisa data
• Alat untuk menayangkan data dari hasil analisa

  1. Data

Secara prinsipnya data terdiri dari dua jenis, yaitu:

• Data Spasial

Data spasial merupakan perwujudan nyata suatu wilayah yang ada di permukaan bumi. Secara umum dipresentasikan dalam bentuk peta, gambar berformat digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang mempunyai nilai tertentu.

• Data Non Spasial

Data non spasial merupata data berupa tabel yang mana tabel tersebut memiliki isi informasi yang dimiliki oleh objek dalam data spasial. Data itu berbentuk data tabular yang satu sama lain diintegrasikan dengan data spasial yang ada.

  1. Manusia

Manusia adalah perencana dan pengguna SIG. Pengguna SIG mempunyai tingkatan seperti pada sistem informasi lainnya, dari tingkat spesialis teknis yang membuat desain dan mengolah sistem, sampai dengan pengguna yang menggunakan SIG untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

  1. Metode

Setiap masalah dalam metode yang dimanfaatkan dalam SIG akan berbeda. SIG yang baik terikat pada aspek desain dan aspek aslinya.

Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografis

Adapun ruang lingkup SIG terdiri atas lima proses atau tahapan dasar, yaitu:

  1. Input Data

Proses input data digunakan untuk memasukkan data spasial dan data non spasial. SIG harus memakai peta digital sehingga peta analog tersebut harus dikonversi ke bentuk peta digital dengan memakai alat digitizer.

  1. Manipulasi Data

Tipe data yang perlukan oleh SIG kemungkinan harus dimanipulasi supaya sesuai dengan sistem yang dipakai.

  1. Manajemen Data

Jika data spasial sudah diinput maka proses selanjutnya adalah pengolahan data non-spasial. Pengolahan data non-spasial meliputi pemakaian DBMS untuk menyimpan data yang ukurannya besar.

  1. Query dan Analisis

Query yaitu proses analisis yang dilaksanakan secara tabular. Secara fundamental SIG dapat melakukan dua jenis analisis data, yaitu:

o Analisis Proximity

Analisis proximity adalah analisis geografi berbasis jarak antar layer.

o Analisis Overlay

Overlay adalah proses penyatuan data lapisan layer yang berbeda.

  1. Visualisasi

Sebagian tipe operasi geografis, hasil akhir yang paling baik ditampilkan dalam bentuk peta atau grafik. Peta sangat efektif untuk menyimpan dan memberikan informasi geografis.

Itulah hal-hal yang bisa dipelajari dari judi slot online. Selamat memahami!